Bercinta Dengan Tante Tersayang Sungguh Nikmat - Cerita Seks kali ini situs Cerita69.org akan melanjutkan cerita seks dewasa yang mantap dengan cerita sebelumnya yang pastinya bisa membangkitkan birahi seseorang yang berjudul Bercinta Dengan Tante Tersayang Sungguh Nikmat - ,.. ya uda yuk kita langsung aja mulai aja cerita nya.. hehehe penasaran? yuk let’s go..
Perkenalkan nama saya Herry , umur saya 24 tahun dan saya baru lulus dari salah satu universitas ternama di kota Malang , dan saya berasal dari keluarga baik - baik. Kejadian ini di mulai ketika saya menginap di rumah om saya di daerah Banyuwangi. Om salah sudah menikah dan memiliki 2 orang anak laki - laki yang lucu umur nya sekitar 3 tahun dan juga 6 tahun , serta memiliki istri yang sangatlah cantik umurnya sekitar 28 , saya sendiri tinggal di surabaya kurang lebih jarak tempat tinggalku dengan tanteku adalah 18km.
Awal kejadian ini adalah pada hari sabtu malam , saya mendengar pertengkaran di rumah tersebut , yang tidak lain adalah om dengan tante saya. Ternyata penyakit om saya kambuh lagi yaitu sering pergi ke diskotik bersama teman nya , hal tersebut sangatlah menyakitkan tante saya karena di sana om saya akan mabuk - mabukkan dan terkadang pulang nya bisa pada hari minggu malam. Entalah apa yang di lakukan om saya di sana dan teman - teman nya , dan pada saat itu hanya aku bertiga yang ada di dalam rumah : saya , om bram , dan tante sus .
"Brakk" suara gelas pecah menghantam pintu , cukup membuat saya terkejut dan om saya dengan marah - marah berjalan keluar kamar. Dari dalam kamar terndengar tante saya berteriak.
"Gak usah pulang sekalian , cepet ceraikan aku." kata tanteku.
"Wah ribut lagi ini . " dalam hati ku berkata.
Om Bram langsung berjalan keluar rumah , menghidupkan mobil nya dan pergi entah kemana , di dalam kamar aku mendengar tante Susi nangis , aku mau masuk ke dalam tapi takut kena imbas oleh nya karena kesalahan om saya. Tetapi aku juga menjadi merasa penasaran , takut nanti ada apa - apa terhadap tante Susi , maksudku akibat kecewa sama om Bram dia langsung bunuh diri . Pelan - pelan aku membuka pintu kamar nya dan ku lihat dia menangis menunduk di depan meja rias dan aku berinisiatif masuk dengan pelan - pelan sambil menghindari pencahan gelas yang tadinya sempat di lemparkan oleh tante Susi.
"Kenapa tan ? om kumat lagi ? " tanya ku . Dia tidak menjawab nya dan hanya diam saja , sesekali terdengar suara tangis nya. Cukup lama aku berdiri di belakang nya dan pada waktu itu aku hanya memandang nya dari belakang dan ku lihat ternyata tante Susi menggunakan baju tidur yang cukup menggoda , pada saat itu aku belum berpikir macam - macam terhadap nya.
Aku hanya berpikir mungkin tantu Susi mengajak om Bram , berdua saja di rumah , karena anak - anak mereka sedang menginap di rumah adik nya tante Susi dan mungkin saja tante Susi mengajak om bercinta tetapi om Bram gtidak mau , dia lebih mementingkan teman - teman nya dari pada tante Susi. Tiba - tiba saja tante Susi berkata.
"Her , om kamu kayaknya udah gak sayang lagi sama tante . Sekarang dia pergi dengan teman - teman nya ke Surabaya , ninggalin tante sendirian di rumah , apa tante udah ga cantik lagi ?"
Ketika tante Susi berkata seperti itu dia berbalik menatapku , aku terkejut ketika mataku tidak sengaja menatap buah dada nya , di situ saya melihat puting susu nya yang keliatan dari daster yang di gunakan nya , aku lumayan kaget juga melihat tubuh tante ku.
Aku terdiam sebentar dan aku ingat tante Susi menanyakan sesuatu , aku langsung mendekati nya . " Tante masih cantik kok , dan om kan cuma pergi sama teman nya jadi ga usah khawatir.
"Iyah tapi teman nya itu bajingan semua , mereka pasti mabuk - mabukan lagi dan main perempuan di sana " ucap tante ku,
Aku merasa bingung mau bilang apa lagi , secara refleks aku langsung pegang tangan nya dan berkata.
"Tnang saja tan , om ga akan macam - macam kok " ucapku.
"Tapi tante dengan kalau om mu punya pacar di Surabaya , malahan tante kemarin pergoki dia telponan sama dcewe , kalau ga salah namanya Selli " kata tanteku.
"Masa om tega sih ninggalin tante demi cewe yang baru kenal , mungkin itu cuma teman nya dan lagian tante masih tetap cantik kok " kata ku menghiburnya.
Tanpa tante Susi sadari tangan kanan ku sudah di atas paha nya karena tangan kiri ku masih memegang tangan nya , perlahan - lahan pahanya ku elus secara halus dan hal ini ku lakukan karena aku berpikir bahwa tante ku sudah lama tidak di sentuh secara lembut oleh pria , tiba - tiba tangan ku yang memegang pahanya di tepis oleh tante Susi dan beridiri .
"Her , saya ini tante mu saya harap kamu jangan kurang ajar sama tante mu dan sekarang tante mau kamu kelar dari kamar tante sekarang juga !" dengan nada marah tante Susi mengusir ku. Aku cukup kaget mendengar kata itu , dan dengan perasaan malu aku berdiri dan meminta maaf kepada tante ku karena ketidak kesopanan ku.
Sambil berjalan aku berpikir , aku benar - benar tergoda dan tidak ingin menyia - nyiakan kesempatan baik ni . Sejak aku putus dengan pacar ku , terus terang saja kebutuhan seks ku salurkan dengan tangan ku , setelah sampai di depan pintu aku meliat tante Susi lagi dia hanya menatapku dengan nafas yang terputus - putus.
Aku membalikkan badan ku lagi dan dalam pikiran ku , aku harus mendapatkan nya malam ini juga. Dengan masa bodoh menutup pintu kamar dan mengunci nya dari dalam , lalu langsung saja aku berbalik menatap tante ku . Tante Susi cukup kaget melihat apa yang ku perbuat ini , otak ku sudah di penuhi dengan hawa nafsu.
"Kamu mau ngapain Her ? " tanya nya dengan gugup.
"Tante mungkin sekarang om sedang bersenang - senang dengan pacar baru nya , lebih baik kita juga bersenang - senang disini dan saya akan memuaskan tante" kataku dengan berani.
Dengan nafsu ku tarik langsung tubuh nya ke ranjang , dia melawan tetapi karena tubuh ku lebih besar aku dapat mendorongnya ke ranjang lalu menindih nya.
" Lepasin tante , Herry " ronta tante ku , tapi aku sudah tidak peduli lagi , dasternya ku angkat keatas. Ternyata tante Susi tidak menggunakan celana dalam sehingga terlihat jelas vagina nya yang sangat menggoda , dan dengan kasar kutarik daster bagian atas hingga payudaranya terlihat di depan ku , dengan nafsu yang besar aku langsung menghisap puting susu nya tubuh tante ku masih meronta - ronta , dengan tidak sabar aku langsung merobek dasternya dan dengan bebas ku jilati seluruh tubuh nya terutama di daerah payudara nya.
Akibat rontaan nya aku mengalami kesulitan untuk membuka pakaian ku , tapi dengan pelan - pelan kau dapat membuka baju dan celana ku . Sambil memuka baju dan celana ku itu dengan bergantian tangan ku mengusap vagina nya yang menurut ku sudah mulai basah. Kontol ku sudah mulai berdiri dengan tegak dan kokoh nafsu telah memenuhi semua kesadaran ku bahwa yang ku perkosa ini adalah istri paman ku sendiri , dengan buru - buru aku langsung berusaha memasukan kontol ku ke dalam vagina nya aku agak kesulitan menemukan lubang vagina nya , kadang kontol ku meleset keatas dan ke bawah , ini di sebabkan karena tante ku bergerak kesana kemari bertujuan menghalangi kontol ku yang sudah siap berperang ini.
"Her.... jangan... , aku ini tantemu tolong lepasin Her , ampun , tante minta ampun " aku sudah tidak peduli lagi dengan ucapan nya itu. Usahaku kali ini harus berhasil karena gagal pun mungkin akibatnya akan sama bahkan mungkin lebih fatal , ketika lubang vagina nya kurasa sudah pas dengan di bantu cairan yang keluar dari dalam vagina nya aku langsung menancapkan kontol ku kedalam vagina nya.
"Ahhh...sakit Her.... tante minta ampun..... tolong jangan lakuin ini Her... lepasin tante Her.." ketika mendengar rintihan nya itu aku menjadi kasihan , akan tetapi kontol ku sudah masuk ke dalam.
"Maff tan saya sudah tidak tahan dan punya ku sudah terelanjur masuk nih." bisikku ketelinga nya dan dia hanya diam saja.
Dengan pelan - pelan aku aku mulai memompa kontol ku naik turun ,,, tante ku menggelinjang hebat seakan - akan masih ada sedikit rontaan dalam diri nya "ssshh..." tante ku hanya mendesis sambil menolehkan kepalanya ke kiri dan ke kanan tak mau menatap wajah ku kemudian dia hanay diam pasrah sambil ku lihat air matanya keluar.
Kucium keningnya dan bibirnya samibl membisikan " Tante masih canti kdan tetap menggoda kok , saya sayang tante , jika om sudah tidak sayang lagi , biar Herry yang menyayangi tante " Tante Susi hanya diam saja dan kurasakan pinggulnya pun ikut bergoyang seirama dengan goyanganku.
kemaluanku kudorong perlahan …seakan ingin menikmati kenyamanan ini dengan waktu yang lama…….. cllkk….clllkkkk.cclkkkk bunyi badanku beradu dengan badan tanteku…….seirama keluar masuknya kemaluanku kedalam liang vagina nya yang betul betul enak…… …
Kira - kira 10 menit aku merasakan vagina nya semakin basah dan kaki nya menyilang ke atas pinggulku dan menekan kuat - kuat mungkin tante ku sedang orgasme . Ku diam kan sejenak dan ku biarkan tanteku menikmati orgasme nya , kubenamkan lebih dalam kontol ku sambil memeluk erat tubuh nya ia pun memeluk ku dengan eragt.
Ku balikkan tubuh tante ku dan sekarang dia dalam posisi atas , kontol ku masih tertancap dalam vagina nya itu tapi dia hanya diam saja sambil merebahkan tubuh nya di atas tubuhku , lalu ku angkat pinggul nya perlahan dan menurun kan nya kembali , ku angkat lagi dan kuturunkan lagi.
Kemaluanku yang berdiri tegak menyodok deras keatas …kelubang nikmatnya…… ahirnya tanpa kubantu ….tanteku menggoyangkan sendiri pantatnya naik turun….. oooooooccchhhhhhhh…….aku yang blingsatan kenikmatan… rupanya tanteku mahir dengan goyangannya diposisi atas…. kenikmatan maximum kudapatkan dalam posisi ini…. rupanya tanteku mengetahui keadaan ini …
Ia tambah menggoyang goyangkan pantatnya meliuk liuk persis pantat Anisa bahar penyanyi dangdut dengan goyang patah patahnya……. oooooochhhhhh,…………sshhh……kali ini aku yang mirip orang kepedasan aku mengangkat kepalaku…kuhisap puting susu tanteku….. ia mengerang……..goyangannya tambah dipercepat…. dan 5 menit berjalan .
Tanteku bergetar lagi……ia telah mendapatkan orgasmenya yang kedua…… pundakku dicengkeramnya erat…… ssshhhhhhh………bibir bawahnya digigit…sambil kepalanya menengadah keatas….. “Her ….bangsat kamu…….tante kok bisa jadi gini…..ssssshhhh ….tante udah 2 kali kluarrrrrrrr…”….. aku hanya tersenyum….. “tulangku rasa lepas semua Her….” aku kembali tersenyum.
“Tante gak pernah klimaks lebih dari 1 x kalo dengan ommu..” kubalik kembali badan tanteku dengan posisi konvensional.. kugenjot dengan deras kewanitaannya….. oooohhh oohhh….ssshhhhh tanteku kembali menggeliat pinggulnya mulai bergoyang pula mengimbangi genjotanku………….. aku pun sudah kepengen nyampe……. dan tidak lama kemudian akupun mengeluarkan spermaku di dalam liang senggamanya.
Ssshhhhhh……aaachhhhhhh……………….. spermaku tumpah dengan derasnya kedalam liang senggama tanteku…….. mata tanteku sayu menatapku klimaks……… permainan panjang yang sangat melelahkan……yang diawali dengan pemaksaan dan perkosaaan yang ahirnya berkesudahan dengan kenikmatan puncak yang sama sama diraih……. kulihat terpancar kepuasaan yang amat sangat diwajah tanteku..
“Kamu harus menjaga rahasia ini Her …..” aku hanya mengangguk…. dan sekarang tanteku tak perduli lagi kalau om ku mau pulang atau tidak……. karena kalau om ku keluar malam maka tanteku akan menghubungiku via HP untuk segera kerumahnya.
Semoga Cerita Dewasa yang Cerita69.org bagikan ke kalian dapat memberikan informasi terupdate dan juga menambah wawasan kalian tentang Seks terutama yang sudah dewasa, dari cerita ataupun berita tentang kehidupan seks ataupun cinta dalam kehidupan masing-masing kita sebagai umat manusia yang memiliki nafsu birahi terhadap lawan jenis apabila mereka sedang tidak mengenakan busana sehelai benang pun. Terima Kasih... Salam Crot ( Cerita69.org )










No comments:
Post a Comment